PROGRAM PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL
PENYANDANG DISABILITAS BERBASIS KELUARGA
Oleh : Kikin Giti Indahwati (181221015)
Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok bagian di masyarakat yang mempunyai hak, kewajiban, kedudukan serta peran yang sama didalam bermasyarakat dalam kehidupan dan penghidupannya. Perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah untuk terus memperhatikan dan memberikan wadah tentang hak penyandang disabilitas dalam kegiatan kehidupannya dalam masyarakat. Nyatanya penyandang disabilitas merupakan kelompok yang sering mengalami diskriminasi dan ketersisihan, kondisi inilah yang mendorong mereka menjadi individu yang merasa tidak/kurang berdaya dalam menjalai aktivitas kehidupan sosial sehingga mereka mengalami kesulitan dalam melakukan interaksi sosial dengan baik didalam masyarakat.
Dari berbagai permasalahan kesejahteraan penyandang disabilitas yang semakin berkembang tidak terlepas dari permasalahan yang saling berkaitan baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan kesehatan. Hal ini diperlukannya upaya pelayanan yang bertujuan untuk kesejahteraan sosial yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas agar mereka bisa memperjuangkan keberfungsian sosialnya didalam masyarakat.
Rehabilitasi sosial adalah proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan penyandang disabilitas mampu dalam melaksanakan fungsi sosial secara wajar didalam kehidupan bermasyarakat. Melalui rehabilitasi inilah diarahakan untuk mengoptimalkan kembali dan mengembangkan kemampuan fisik, mental, dan sosial penyandang disabilitas untuk tetap melakukan fungsisosial secara optimal sesuai dengan minat bakat, pengalaman serta kemampuan yang dimilikinya.
Berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2020, Asistensi Rehabilitasi Sosial yang selanjutnya disebut ATENSI adalah layanan rehabilitasi sosial yang menggunakan pendekatan berbasis keluarga, komunitas atau berbasis residensial melalui kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak, perawatan sosial dan pengasuhan anak, dukunyan keluarga, terapi psikososial, terapi mental spiritual, pelatihan vokasional, pembinaan kewirausahaan, bantuan sosial dan dukungan lainnya.
Melalui pendekatan keluarga inilah merupakan suatu hal yang sangat penting mengingat penyandang disabilitas mengalami kondisi dimana merasa adanya ketidakberdayaan yang ada didalam dirinya akibat kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan yang diperlukannya. Layanan rehabilitasi berbasis keluarga ditujukan untuk memulihkan keberfungsian bagi individu yang mengalami gangguan dan hambayan baik secara fisik, ekonomi, psikologis dan sosial. Ternyata rehabilitasi berbasis keluarga ini memungkinkan terciptanya kemansirian (self-reliance) pada penyandang disabilitas di masyarakat.
Rehabilitasi berbasis keluarga menitikberaktakan pada peran keluaraga dengan menggunakan potensi yang ada secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan sosial penyandang disabilitas. Dalam hal ini rehabilitasi berbasis keluarga dipandang lebih penting mengngingat keluarga lebih mengetahui kondisi, masalah dan kebutuhan disabilitas. Selain itu rehabilitasi sosial berbasis keluarga untuk meningkatakan komitmen, kesadaran, kepemahaman untuk menghadapi hambatan dan bisa berpartisispasi dalam kehidupan bermasyarakat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar